Artikel, Tutorial, Wordpress

Cara Setting WordPress SEO by Yoast Terbaru

Cara Setting WordPress SEO by Yoast Terbaru – mengatur atau menyetting plugin yoast sangatlah mudah , tetapi kalian perlu kesabaran yang cukup saat kalian melakukan pengaturan plugin yoast ini. Dengan maskud, agar artikel yang kalian tulis muncul di peringkat pertama search engine seperti Google dengan kata kunci yang sudah kalian tetapkan, guys.

Di artikel kali ini, saya akan memberikan tutorial cara setting Yoast SEO lengkap dengan settingannya dan fitur – fitur apa saja yang bisa meningkatkan kualitas website kalian.

Cara Setting WordPress SEO by Yoast Terbaru

Sebelum saya memberikan tutorial tersebut, kalian harus mengenal , Apa itu Yoast SEO ?. Yoast SEO adalah plugin yang banyak digunakan oleh pengguna website, karena fitur SEO yang disediakan cukup banyak dan lengkap, guys.

Fitur – Fitur Plugin Yoast SEO

Banyak sekali fitur yang disediakan oleh plugin SEO by Yoast ini cukup banyak untuk mengoptimalkan SEO pada sebuah website, di bawah ini merupakan fitur dari SEO by Yoast sebagai berikut :

  • Mengubah SEO title dan meta description pada setiap postingan
  • Konfigurasi Meta Robot
  • Verifikasi Google Webmaster Tools, Bing dan Yandex
  • XML Sitemap
  • Breadcrumbs
  • Permalinks
  • Meta Robot
  • Google snippet
  • Fitur analysis

Baca Juga : 5 Cara Meningkatkan Domain Authority Pada Website ( DA )

Mengistall Plugin Yoast SEO

Langkah pertama yang kalian perlu lakukan adalah menginstal dan mengaktifkan plugin SEO by Yoast.

Setelah melakukan penginstallan dan pengaktifkan plugin pada dashboard WordPress, kalian akan bisa lihat menu di bagian kiri atau sidebar kiri dengan nama SEO atau logo SEO by Yoast.

Pada tahapan ini, kalian pastikan sudah menginstal dan mengaktifkan plugin SEO by Yoast, dan langsung menuju langkah berikutnya, guys.

Ingat gunakan langkah ini dengan benar , setingan yang saya berikan pada tutorial kali ini merupakan yang saya sarankan. Bila kalian adalah pemula dan ingin menginstal atau memasang plugin Yoast SEO pada tutorial kali ini, Cobalah untuk mengikuti langkah – langkah berikut ini, guys.

Langkah Pertama : Transfer Data

Banyak pemilik website pada awalnya menggunakan plugin lain selain SEO by Yoast seperti All in One SEO Pack.

Bila kalian sebelumnya menggunakan plugin SEO WordPress terbaik dan gratis dan plugin Yoast bekerja secara maksimum, cobalah untuk memastikan semua pengaturan SEO pada plugin sebelumnya yang sudah dimigrasikan atau dipindakan ke SEO by Yoast sebelum menonaktifkan plugin tersebut.

Untuk melakukan transfer atau mengirimkan setingan, saya menyarankan untuk menggunakan plugin SEO Data Transporter buatan StudioPress. Bila website kalian merupakan website baru, silakan lewati langkah tersebut, guys.

Langkah Kedua : General

Silakan klik pada menu SEO, lalu pilih tab General. Akan muncul tombol untuk membuka konfigurasi. Untuk tahap ini saya tidak melakukan pengaturan untuk settingan General, silakan kalian bisa lanjut ke langkah ketiga.

Langkah Ketiga : Features

Silakan kalian pilih tab Features lalu aktifkan bagian Advanced settings pages.

Selanjutnya, silakan klik tombol Save changes untuk menyimpan settingan. Akan muncul pada menu SEO bertambah pada menu dengan tampilan yang baru, guys.

Ada juga menu lainnya seperti Titles dan Metas, XML Sitemaps, Social, Advanced, Tools, Search Console. Saya akan berikan tutorialnya cara melakukan pengaturan untuk setiap tools tersebut pada langkah berikutnya.

Baca Juga : Cara Membuat Daftar Isi atau Table Of Content di WordPress ( TOC )

Langkah Keempat : Your Info

Pertama, pilihlah tab Your Info, kalian perlu memasukan informasi mengenai website dan nama kalian atau perusahaan yang kalian geluti, guys.

Kedua, Silakan isi untuk bagian website name dan Alternate name yang menjelaskan jenis website kalian. Bila di bagian ini tidak diisi, maka SEO by Yoast akan otomatis menggunakan judul dari website kalian sebagai deskripsi.

Ketiga, Pilihlah Company atau Person untuk website yang kalian buat. Bila kalian memilih Company, berarti kalian mengisi untuk nama perusahaan dan juga mengupload logo dari perusahaan yang klian buat. Bila kalian memilih person, silakan kalian memasukkan nama yang mengelola website , lalu klik tombol Save changes pada tab tersebut.

Langkah Kelima : Webmaster Tools

Bila kalian sudah mengerti tentang SEO, saya yakin kalian mengetahui jika search engine yang populer seperti Google, Yandex, dan Bing memberikan izin kepada pemilik website untuk menambahkan website mereka dengan menggunakan webmaster tools dari mesin pencari di atas, guys.

Webmaster tools dapat melihat insight dan data mengenai website kalian dari mesin pencari.

Untuk melakukan metode verifikasi website dan melihat data laporan mengenai website kalian, kalian perlu menambahkan sejumlah kode traking yang disarankan ke website atau kalian bisa mengupload file dari webmaster ke hosting dimana website kalian berada.

Banyak pemula, yang belum mengetahui bagaimana menambahkan kode traking ynag disarankan, sehingga Yoast SEO menyediakan fitur traking ini supaya kalian lebih mudah digunakan.

Cukup sederhana untuk menggunakannya, hanya dengan menambahkan code meta dari mesin pencari pada kolom yang sudah disediakan.

Langkah Keenam : Security

Bagian ini hanya terdapat pada satu pilihan, yaitu mengaktifkan bagian advance meta box dari Yoast SEO. Saya sarankan untuk memilih disabled, dengan menonaktifkan pilihan ini memungkinkan pemilik tidak bisa menentukan nonindex pada suatu postingan.

Baca Juga : Kumpulan Backlink Berkualitas dan Gratis Rasa Premium

Langkah Ketujuh : Title dan Meta

Pada tahapan ini kalian bisa memilih simbol yang ingin digunakan sebagai pemisah antara judul dengan judul. Untuk pemilihan default adalah dengan tanda strip, kalian bisa menggunakan tanda ini secara default, guys.

Selanjutnya pada Tab Homepage merupakan dimana menentukan judul halaman utama sebuah website kalian. Secara default pada kolom tersebut yang akan diisi oleh title template yang kalian pakai. Seperti pada homepage, mungkin kalian ingin membuat judul, deskripsi dan kata kunci.

Untuk postingan sendiri, sebuah judul akan berbeda antara satu postingan dengan postingan lainnya pada website kalian sendiri.

Judul template sendiri memungkinkan kalian menentukan sebuah judul dan deskripsi singkat yang mengenai website kalian sendiri, guys.

Untuk kolom judul template sudah otomatis terisi dan kalian hanya harus mengisi bagian meta deskripsi template sesuai dengan deskripsi tema website yang dikelola oleh kalian.

Di bagian ini kalian bisa melakukan pengaturan suatu judul postingan ketika tampil di mesin pencari. Saya sarankan untuk bagian ini didiamkan saja , untuk deskripsi dikosongkan dan judul template menggunakan pengaturan default yaitu “ %%title%%”.

Pada bagian Taxonomies, kalian bisa melakukan settingan judul template dan Meta deskripsi untuk kategori, tag, format dan tag pada gambar. Kalian juga bisa membiarkannya secara default.

Bila website kalian memiliki lebih dari satu orang pemilik atau author. Cobalah untuk mengaktifkan fitur ini. Dan sebaliknya bila hanya satu orang, lakukan disabled pada bagian Author archives, guys.

Untuk bagian other, silakan diamkan saja secara default, guys.

Langkah Kedelapan : Social

SEO by Yoast memiliki fitur cukup lengkap, kalian bisa mengintegrasikan akun media social seperti Twitter, Facebook, Instagram, LinkedIn dan Google+ dengan website kalian.

Di bagian menu “ Social Media “ silakan klik tab “ Accounts “, lalu masukkan akun Sosial Media yang kalian miliki pada kolom “ Your social profiles” berupa tautan dari profile kalian masing – masing akun Sosial Media kalian, guys.

Hal ini memiliki fungsi untuk menginformasikan mesin pencari seperti Google tentang akun Sosial Media untuk website kalian. Setelah opsi ini selesai silakan klik tombol “ Save Changes “.

Facebook

Untuk Tab Facebook, pastikan juga untuk “ Open Graph Meta Data “ dalam keadaan “ Enabled “, ini akan menambahkan “ open graph meta data Facebook “ di bagian tag website kalian.

Hal ini pun akan berfungsi untuk thumbnail website kalian yang akan tampil saat kalian membagikan artikel di halaman Facebook.
Jika melakukan cara di atas, silakan unggah gambar untuk thumbnail halaman utama website kalian, bisa berupa gambar logo website atau gambar lainnya yang memberikan gambaran website kalian. Masukkan Judul dan Deskripsi untuk website kalian juga. Gambar dan deskripsi biasanya akan tampil saat website kalian dibagikan ke halaman Facebook.

Di bagian Default settings, masukkan gambar yang ingin kalian gunakan untuk sebuah postingan atau halaman yang tidak memiliki gambar, guys.

Twitter

Untuk bagian Twitter, kalian juga bisa menambahkan Twitter card id pada bagian meta tag head melalui plugin Yoast SEO ini, Lho. Untuk bagian “ The default card type to use “ saya rekomendasikan untuk menggunakan “ Summary “. Oh, iya Jangan lupa unutk menyimpan perubahan dengan mengklik tombol “ Save Changes “.

Pinterest

Pinterest juga menggunakan Open Graph meta data sama halnya dengan facebook. Pastikan juga untuk status “ Open Graph meta data “ statusnya “ enabled “.

Langkah berikutnya, lakukan verifikasi dengan mengunjungi tautan “ confirm your site with Pinterest “. Lalu masukkan kode verifikasi yang diberikan oleh Pinterest di kolom Pinterest konfimasi. Setelah itu, klik tombol “ Save changes “ untuk menyimpan pengaturan yang sudah di ubah.

Google+

Jika kalian sudah memiliki halaman Google+, kalian langsung masukkan tautan akun Google+ kalian di kolom “ Google Publisher Page “. Lalu klik tombol “ Save Changes “ untuk menyimpan perubahan tersebut.

Baca Juga : Panduan Lengkap Cara Menulis Artikel SEO Friendly di Blog Dengan Mudah

Langkah Kesembilan : XML Sitemaps

XML sitemap adalah bagian penting yang perlu kalian miliki pada website. Hal tersebut untuk mempermudah mesin pencari seperti Google dalam merayapi atau mengindex konten dengan googlebot pada artikel kalian yang sudah dibuat.

Cara membuat Sitemap XML dengan WordPress melalui SEO by Yoast memang mudah. Cobalah untuk memilih menu pada XML Sitemaps yang ada disebelah kiri, lalu pada bagian “ XML sitemap functionality ” diubah menjadi “ Enabled “. Nah, setelah itu klik tombol “ Save Changes “.

Jangan lupa pada bagian User sitemap untuk “ Author / user sitemap “ dalam status “ Disabled “.

Pada bagian “ Post Types “ kalian bisa memilih bagian konten yang tidak ingin ditayangkan pada XML Sitemap, kalian juga bisa menggunakan pengaturan default dari Yoast SEO ini, guys.

Untuk bagian Taxonomies, lakukan hal yang sama dibagian tab Taxonomies.

Langkah Kesepuluh : Advanced

Dibagian Advanced kalian bisa melakukan settingan , seperti breadcrumbs, permalink dan RSS feed.
Breadcrumbs.

Breadcrumbs adalah fitur yang disediakan oleh SEO by yoast, dan sangat berguna untuk menghubungkan antar link internal, serta akan terlihat struktur dari konten kalian seperti website professional, guys. Selain itu, breadcrumbs akan tampil di hasil mesin pencarian dengan warna hijau dekat dengan permalink.

Untuk cara mengaktifkannya, dibagian ini “ Enable Breadcrumbs “ statusnya dibuat “ Enabled “.

Langkah Kesebelas : Tools

Di bagian Tools terdapat tiga tools yang bisa digunakan, yaitu:

Bulk editor : Berfungsi untuk melakukan pengubahan pada judul dan deskripsi pada setiap postingan kalian.

File editor : Berfungsi untuk melakukan pengubahan pada file .htaccess dan robots.txt.

Import and Export: Di bagian ini kalian bisa mempergunakan untuk mengimport atau mengeksport pengaturan yang ada pada Yoast SEO kalian sendiri.

Langkah Keduabelas : Search Console

Di bagian Search Console memungkinkan kalian untuk melakukan verifikasi blog ke Webmaster Google tools atau disebut juga Google Search Console.

Untuk memverifikasinya melalui Yoast SEO sangatlah mudah, pertama klik tombol “ Get Google Authorization Code “, lalu setelah itu kalian akan mendapatkan kode tracking dari Google Search Console. Selanjutnya, tambahkan di kolom yang ada, lalu klik tombol “ Authenticate “.

Di atas adalah Cara setting Yoast SEO pada WordPress, jika kalian sudah selesai melakukan settingan, berikutnya adalah melakukan mengoptimalkan postingan dengan menggunakan plugin SEO by yoast. Caranya kalian ikuti saja langkah – langkahnya seperti di bawah ini.

Baca Juga : Inilah 14 Plugin WordPress Terbaik dan Gratis 2020

Cara Menggunakan Yoast SEO pada Postingan Artikel

Cara Menggunakan Yoast SEO sangatlah mudah, jika kalian sudah menginstall dan melakukan settingan plugin Yoast SEO. Langkah berikutnya adalah mempraktekannya atau menerapkannya pada postingan. Hal ini dapat dilakukan dengan setiap postingan kalian agar teroptimalkan dengan baik dan dapat bersaing.

Untuk pemakainnya pun sangat mudah, karena kalian hanya melihat “ Analysis “ pada Yoast SEO yang tertera di bagian bawah editor postingan artikel, guys.

Memasukkan Keyword Pilihan

Memasukkan keyword pada kolom “ Focus keyword ” yang sebelumnya sudah kalian riset dan di tentukan.

Masukkan Deskripsi Artikel

Pertama, klik tombol “ Edit snippet “, lalu masukkan deskripsi singkat sesuai dengan warnanya jika hijau itu bagus sedangkan untuk berwarna jingga itu sedang. Dari deskripsi tersebut kalian masukan keyword ke dalam deskripsi snippert tadi.

Contoh ini saya menggunakan kunci “ cara meningkatkan daya ingat saat belajar “. Jangan lupa pada slug mengandung kunci yang kalian tentukan, guys.

Gunakanlah kata kunci minimal satu di subjudul H2 sampai H6

Selanjutnya, masukkan minimal satu kata kunci pada subjudul di postingan artikel kalian. Contohnya saja saya menambahkan kata kunci pada subjudul H3, “ Pentingnya Cara Meningkatkan Daya Ingat Saat Belajar.

Perhatikan Perbandingan Kata Kunci di bagian tab Analysis

Kalian akan melihat keyword density pada postingan artikel, yaitu perbandingan antara jumlah kata kunci dengan jumlah kata pada postingan artikel kalian. Pastikan juga keyword density berwarna hijau. Selain itu, keyword density perlu di perhatikan pada bagian lain juga serta usahakan berwarna hijau.

Menambahkan internal link

Menambahkan internal link ke salah satu link pada postingan kalian yang ada di website termasuk Yoast SEO analysis.

Tambahkan kata kunci pada alt tag gambar postingan

Untuk menambahkan kata kunci pada “alt tag gambar “ postigan, minimal di salah satu gambar. Caranya sangat mudah, dengan mengklik pada gambar di postingan lalu pilih logo pensil da nisi dengan kata kunci.

Lalu pada bagian “ Alternative Text “ masukkan kata kunci dari postingan artikel kalian.

Baca Juga : 15 Template Toko Online WordPress Terbaik Dan Gratis

Kesimpulan

Nah itulah, Cara Setting WordPress SEO by Yoast Terbaru, setelah kalian menyelesaikan cara setting Yoast SEO kalian pasti sudah bisa melakukan pengoptimalan pada website yang kalian kelola bukan ?.

Bila settingan dan pengoptimalan yang dilakukan sudah benar, website kalian bisa bersaing dengan website lain di mesin pencari seperti google, untuk memperoleh halaman pertama di Google. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini, Terima kasih.