Artikel, Tutorial, Wordpress

Sering Terjadi Error Pada WordPress ? Inilah Solusinya

SERING TERJAdI ERROR PADA WORDPRESS ? INILAH SOLUSINYA – Walaupun WordPress sangat mudah dipahami untuk digunakan, ada beberapa masalah error yang dasarnya sering terjadi dan hal tersebut membuat kalian panik para pemula. Tenang, untungnya masalah error pada WordPress yang kalian sering alami kemungkinan besar telah direport dan sudah diatasi oleh pengguna lain sebelum kalian, guys.

Error pada WordPress dan Inilah Solusinya

Di artikel kali ini saya telah membuat all tutorial cara memperbaiki sejumlah error populer di WordPress. Eittts tunggu sebentar, sebelum mengatasi error pada WordPress, pastikan juga kalian membackup data WordPress kalian secara lengkap.

Jika kalian masih belum dapat mengatasi error yang terjadi dengan tahapan yang telah saya sebutkan di artikel kali ini, Kalian bisa menghubungi WordPress Company, guys.

Ok, langsung saja kita simak artikel di bawah ini dengan seksama.

Baca Juga : Tips meningkatkan Trafik blog terbaik

Cara Mengatasi Error pada Internal Server CMS WordPress

Jika kalian sering mengalami error pada WordPress yang paling membingungkan untuk pemula adalah Internal Server Error, atau 500 Internal Server Error. Biasanya error tersebut muncul ketika ada yang kesalahan tapi server tersebut tidak dapat mengidentifikasi dimana masalahnya, guys. Pesan error yang diberikan tidak mengindentifikasikan dimana kalian perlu mencari masalah tersebut, Jadi ? terserah kalian bagaimana mencari tahunya, guys.

Kalian berpikir mungkin bisa melihat HTTP 500 Internal Server Error kesekian kali bila telah menggunakan situs web selama lebih satu tahun ke atasnya. Internal Server Error adalah error yang dasarnya terjadi pada CMS WordPress yang dapat membuat pemula panic dan kebingungan. Tapi, sayangnya, panik tersebut bukan solusi untuk masalanya. Cukup, ambil udara dalam – dalam dan pahamilah kalau penggunan lain sebelum kalian juga mengalami masalah yang sama. Dengan sedikit sentuhan kesabaran, masalah tersebut dapat diatasi.

Dibawah ini mungkin Solosi mengatasi Error tersebut.

Cek file .htaccess, Apakah File tersebut corrupt ?

Pertama yang kalian perlu lakukan adalah ketika troubleshooting internal server error pada WordPress periksalah file .htaccess yang corrupt tersebut. Kalian dapat melakukan hal ini dengan memberi nama merename file .htaccess dengan nama seperti .htaccess_yang sebelumnya. Untuk opsi memberikan nama file .htaccess kalian perlu masuk dan login ke situs menggunakan FTP, Cpanel kalian. Setelah berhasil masuk, file .htaccess tersebut akan berada di directory yang sama dengan foldernya contohnya seperti wp-content, wp-admin, dan wp-includes.

Jika kalian sudah memberikan nama file .htaccess, coba buka lagi situs untuk tahu apakah masalah telah tersudai. Sebelum melakukan hal lain , pastikan juga kalian pergi menuju opsi Settings » Permalinks dan centang tombol save pada opsi tersebut. Tahapan ini akan membuat file .htaccess baru dengan aturan penulisan ulang untuk memastikan lagi agar halaman post pada web tidak kembali ke 404 lagi; guys.

Jika pada opsi ini tidak berhasil maka, kalian harus melakukan pada opsi selanjutnya.

Meningkatkan limit untuk Memory PHP atau Kapasitas batas File PHP

Jika kalian sering error pada internal server bisa jadi bila PHP memory limit kalian pada penyimpanan bermasalah, guys. Jika kalian mengalami internal server error ketika login ke CMS WordPress dasbor atau saat menguploud gambar di wp-admin, maka kalian perlu meningkatkan memory limit PHP dengan langkah di bawah ini :

  • Buatlah file kosong yang disebut dengan php.ini
  • Copikan kode ini di sana : memory=64MB
  • Save file
  • Lalu Upload ke wp – admin atau folder tersebut menggunakan FTP

Jika kalian ingin meningkatkan memori limit mungkin ini adalah solusinya, berarti kalian sudah mengatasi masalah ini untuk sejenak saja. karena bisa saja ada sesuatu yang membuat memory limit kalian bermasalah lagi, bisa saja karena coded plugin atau fuction tema yang tidak cocok. Coba hubungi perusahaan hosting kalian agar mereka dapat melihat log server untuk membantu menemukan masalah yang tepat dan dapat segera diatasi.

Matikan semua plugin yang terpasang

Jika semua solusi di atas tidak bekerja juga, berarti error tersebut mungkin disebabkan oleh plugin yang terpasang, atau juga kombinasi beberapa plugin yang tidak sama dengan yang lainnya. Tidak ada cara untuk mengetahui hal tersebut, kalian bisa matikan semua plugin yang terpasang pada CMS WordPress kalian.

Baca juga : Cara merawat Hp / Iphone agar tetap awet

Matikan semua plugin terpasang menggunakan FTP pada cPanel

Dengan cara ini, kalian perlu menggunakan file manager. Tahap pertama kalian perlu masuk ke website menggunakan file manager di cPanel. Setelah masuk, pilih opsi navigasi ke folder /wp-content/.

Di dalam folder tersebut, kalian akan melihat sejenis folder yang disebut dengan plugins. Folder inilah yang menjadi tempat CMS WordPress menyimpan semua plugin yang terpasang ke website kalian. Klik kanan pada folder plugin lalu pilih rename. Ubahlah nama folder plugin tersebut terserah yang kalian suka. Setelah melakukan opsi ini, semua plugin akan menjadi tidak aktif. Dan biasanya metode ini digunakan ketika kalian tidak bisa mengakses area admin, guys. Jika terjadi masalah lagi pada plugin kalian, cara ini mungkin akan meminta kalian untuk login ke CMS WordPress area admin, guys.

Jika kalian sudah melakukan tahapan di atas, kembalilah ke folder /wp-content/ dan kembalikan seperti nama ke plugins tersebut. Sekarang kalian dapat mengaktifkan kembali plugin satu satu. Dengan cara tersebut kalian akan mengetahui pasti plugin mana yang dapat menyebabkan masalahnya, guys.

Matikan semua plugin terpasang menggunakan phpMyAdmin di cPanel

Cara menggunakan FTP memang sangat mudah, tetapi kalian dapat matikan semua plugin terpasang menggunakan phpMyAdmin. Tahap pertama kalian perlu masuk ke web hosting dashboard kalian.

Lalu centang icon phpMyAdmin di bawah Database kalian. Akan muncul halaman browser baru, lalu pilihlah database WordPress kalian, dan akan muncul tabel database WordPress tersebut.

Pilih tabel wp_options. Di dalam tabel wp_option kalian dapat melihat sederet pilihan. Setelah itu, cari opsi pilihan “ active_plugins ” dan klik “edit”. Untuk di layar selanjutnya ubahlah pilihan option_value menjadi a:0:{} dan klik tombol Go untuk menyimpan perubahan yang telah kalian rubah tadi.

Setelah kalian berhasil mematikan plugin WordPress menggunakan phpMyAdmin. Jika salah – satu plugin membuat kalian tidak dapat mengakses area admin WordPress, seharusnya sekarang kalian sudah bisa login ke dasbord tersebut.

Jika mematikan plugin dapat mengatasi error pada WordPress, berarti salah satunya plugin yang menyebabkan masalah tersebut. Hanya aktifkan kembali plugin satu per satu hingga kalian menemukan apa yang menyebabkan masalah pada wordpress kalian, lalu hapuslah plugin tersebut, serta laporkan error pada plugin author hosting kalian.

Unggah ulang file utama CMS WordPress

Jika pilihan plugin tidak dapat mengatasi internal server error, kalian sebaiknya perlu kembali lagi unggah folder wp – admin dan wp – include, guys. Metode ini tidak dapat menghilangkan informasi apapun, tetapi dapat menjadi solusi masalah jika ada file yang corrupt pada CMS WordPress kalian.

Hubungi ke penyedia hosting WordPress kalian

Jika semua metode tidak berhasil, kalian perlu bertanya hosting provider. Dengan melihat server log, hosting provider kalian dapat mendeteksi masalah yang terjadi, guys.

Cara Mengatasi Error Sidebar di Bawah Konten pada CMS WordPress

Selanjutnya masalah dasar lainnya yang dihadapi pengguna pemula adalah ketika sidebar muncul di bawah konten ketika seharusnya muncul di sebelah konten pada blog. Masalah inilah yang kebanyakan disebabkan oleh tema WordPress pada dasarnya.

Seketika pengguna menambahkan beberapa kode pada snippet ke situs sendiri, dan mereka tidak ingat untuk mengclose html div tag ( divisi ) yang dapat menyebabkan crash pada layout tema atau tata letak tema. Penyebab lainnya juga adalah luasnya pada CSS yang tidak proporsional di tag css.

Baca Juga : 10 Bisnis Online Dengan Keuntungan Besar 2020

Masalah ini hanya terjadi jika post atau halaman tertentu sering error ? Jika jawabannya pada ya, maka tahapan di bawah ini dapat membantu kalian.

Carilah bagian yang baru-baru ini kalian ganti. Apakah kalian baru – baru ini menambahkan plugin ? Lakukan perubahan yang berhubungan dengan bahasa HTML ? Satu satu cara terbaiknya untuk mengatasi error ini dengan menggunakan W3 Validator, guys.

Jika kalian membuat tema custom dan masalah ini muncul, kemungkinan besar ada lebih dari satu masalahnya, guys. Salah – satunya sudah terpecahkan dengan tahapan di atas. Beberapa masalah lain juga dapat seperti di bawah ini :

Luas rasio yang tidak sesuai dengan blog. Kalian harus membuat semua proporsional. Contoh , konten ukuran 900 px, dan luas sidebar 450 px dengan margin 75 px.

Masalah lainnya juga dapat berupa float pada property. Kalian harus memastikan menambahkan float, kanan dan kiri, tepat pada elemen yang sesuai dengan tema kalian. Jika tidak melakukannya, cara ini mungkin tidak akan berhasil, guys.

Cara Mengatasi Masalah Unggah Gambar Di WordPress

Kadang – kadang pengguna mendapat masalah semua gambar dari website mereka hilang. Saat pengguna mencoba mengunggah gambar ke postingan dengan menggunakan media uploader, dan hasilnya menjadi error di media tersebut.

Semua file di media perpustakaan semua akan rusak. Error pada CMS WordPress sering terjadi karena file yang tidak cocok dan pada directory permission dari pemasangan WordPress.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan masalah tersebut dan paling sering disebabkan permission file yang salah directory. Unggah directory harus memiliki file permission yang cocok, jika tidak pada WordPress tidak akan dapat menyimpan file di dalamnya atau kadang tidak bisa menampilkan file dari unggah directory. Untuk mengatur file permission yang benar untuk unggah directory, kalian membutuhkan FTP client yang cocok, contoh seperti Filezilla, guys.

Jika website kalian sebelumnya berfungsi baik, lantas siapakah yang mengubah file permission-nya, guys ? Ini bisa jadi karena beberapa faktor. Mungkin juga penyedia hosting kalian melakukan upgrade dan ada juga yang menyebabkan file permission tersebut berubah. Yah, ada kemungkinan juga hacker membuat beberapa perubahan tersebut ketika menguunggah backdoor hack pada wordpress kalian. Pada share hosting, ada kemungkinan ketika satu pengguna memasang sebuah tema atau plugin wordpress dari sumber yang tidak diketahui, script-nya mengubah file permission untuk semua orang, contohnya saja tema premium menjadi gratis versi nulled atau juga plugin nulled.

MAsih ragu – Ragu Dengan Cara Ini ?

Jika semua sudah berjalan dengan baik pada website kalian, maka kalian hanya perlu merubah file permission kembali menjadi normal. Bila kalian masih ragu – ragu, hubungi penyedia hosting kalian untuk mendapat dukungan serta arahan terhadap masalah tersebut.

Kalian perlu terhubung ke website dengan menggunakan FTP client lalu menuju directory /wp-content/. Di sana kalian akan melihat folder /uploads/. Klik kanan pada direktori uploads lalu pilih file permission, guys.

Ada sebuah kotak dialog baru untuk file permission yang akan terbuka. Mungkin di awal kalian perlu mengatur file permission untuk upload directory dan semua sub directory di dalamnya menjadi 744. Untuk melakukannya hanya masukkan kode 744 di kotak numeric, lalu centang kotak di sebelahnya menjadi Recurse into subdirectories, guys. Langkah terakhir, kalian klik pada button Apply to directories only. Klik OK untuk menyimpan perubahan tersebut. Filezilla sekarang akan mulai mengubah file permission ke direcotries WordPress kalian.

Jika pengaturan directory permission menjadi 744 tidak memberikan solusi lagi, kalian dapat mencoba dengan kode 755.

Pada tahapan selanjutnya, aturlah file permission untuk semua file di upload directory. Untuk melakukan opsi ini kalian harus, klik kanan pada upload directory lalu pilih file permission. Di kotak dialog file permission coba ganti numerik kode menjadi 644. Beri centang pada kotak Recurse into subdirectories. Lalu klik pada tombol Apply to files only. Setelah itu, Klik tombol OK untuk menerapkan perubahan ini. Filezilla akan mungkin mulai mengatur file permission untuk semua file wordpress kalian. Setelah selesai, kalian dapat kembali ke area admin WordPress dan mulailah unggah gambar lagi. Ketahuilah tool apa saja yang dapat kalian gunakan untuk mengatur ukuran gambar yang kalian unggah.

Cara Mengatasi Masalah Selalu Log Out pada WordPress

Apakah kalian sering mengalami masalah dimana WordPress selalu log out, guys? Masalah ini tetap terjadi walaupun kalian sudah melakukan troubleshoot yang normal seperti matikan plugin, mengosongkan data cache pada wordpress, membersihkan browser cookies dan restrore WordPress dari pembackupan.

Untuk tahu kenapa WordPress selalu keluar sendiri, kalian perlu memahami bagaimana proses log in pada WordPress. WordPress mengatur cookie pada browser kalian untuk mengautentikasi sesi login pada saat kalian login sebelumnya, guys. Cookie ini diatur untuk URL WordPress yang disimpan di bagian setting. Jika kalian mengakses dari URL yang tidak cocok dengan setting pada CMS WordPress, maka WordPress tersebut tidak akan dapat mengautentikasi sesi login kalian, guys.

Memperbaiki masalah login

Perlu dikethaui cara memperbaiki sederhana untuk masalah login ini adalah dengan memastikan kalian memiliki URL yang sama pada alamat situs dan alamat WordPress pada setting WordPress kalian. Ini berarti kalian harus memilih URL www atau non www di kedua bagan bagian tersebut. Opsinya seperti ini login ke dashboard WordPress dan pilih setting >> General.

Jika tidak dpaat mengakses area admin, kalian dapat update field ini dengan cara edit file wp-config.php. Sambungkan ke website dengan menggunakan FTP client, dan letakan file wp-config.php di root directory situs kalian. Kalian perlu mendownload file ke desktopnya dan membukanya di text editor seperti Notepad, guys. Tambahkan juga kode ini tepat di atas tulisan “ That’s all, stop editing! Happy blogging.” Jangan sampai lupa mengganti contoh.com dengan nama domain kalian sendiri.

Apakah kalian berhasil melakukan opsis ini ?. Yah, secara teknis, www adalah subdomain pada website. Ini berarti URL link dengan www dan tanpa www sebenarnya adalah dua domain yang berbeda tapi kelihatan sama, bukan ?. Dengan mengubah dan mengupdate URL ke alamat yang sama, akan mengatasi masalah ini.

Kalian juga perlu memperhatikan settingan yang tidak cocok di alamat WordPress serta alamat situs yang juga menyebabkan terlalu banyak masalah redirect pada WordPress kalian.

Baca Juga : Tema Ad – Sense Cocok Buat Publisher Adsense

Cara Mengatasi Masalah Thumbnail Facebook yang Tidak Cocok pada WordPress

Ada banyak sekali faktor yang dapat mencegah Facebook memblokir thumbnail gambar yang tidak tepat. Salah satunya faktor paling dasar ialah dengan banyaknya gambar pengaturan di og:image tag dimana fitur gambar lebih kecil dari gambar lain yang lainnya.

Facebook juga menggunakan tag open graph (og) pada plugin WordPress seperti WordPress SEO oleh Yoast yang secara automatis menambahkannya ke situs untuk mencegah masalah thumbnail hilang, guys.

Penyebabnya adalah cache plugin, masalah CDN, open graph meta tag untuk gambar thumbnail yang hilang, dan sebagainya. Sulit menyelesaikan apa yang menyebabkan masalah ini karena tak ada pesan error yang lebih spesifik yang ditampilkan ketika menggunakan tool debugging pada wordpress.

Dibawah ini cara memperbaiki masalah thumbnail Facebook yang tidak cocok.

Unggah gambar thumbnail secara manual oleh kalian sendiri

Jika kalian berbagi artikel di halaman Fanspage Facebook, dan Facebook tidak dapat memilih thumbnail yang cocok, kalian dapat mengklik link upload untuk mengupload gambar yang ingin kalian gunakan.

Gambar yang kalian unggah akan disimpan di bagian foto di halaman Fanspage Facebook kalian. Kalian dapat menghapus gambar pada foto tersebut, Facebook akan terus menunjukkan gambar yang kalian upload sebagai thumbnail untuk postingan pada timeline kalian.

Tetapi solusi ini tidak dapat mempengaruhi pengguna wordpress lain. Berarti jika pengguna lain berbagi artikel kalian, tetap muncul thumbnail yang salah, guys. Tapi tahapan berikut bisa mengatasinya.

Kasih tahu Facebook untuk menggunakan thumbnail pilihan kalian

Jika menggunakan WordPress SEO dengan Yoast plugin, kalian dapat dengan mudah mengatur gambar thumbnail lebih spesifik untuk Fanspage Facebook.

Ketika menulis artikel sebuah post, gulung ke bawah ke Yoast SEO meta box di bawah dekat post editor dan klik social share tab, guys. Di social share kalian akan melihat tombol upload gambar thumbnail untuk FP kalian. Cukup menambahkan gambar thumbnail Facebook di sana dan ini akan mengatasi masalah tersebut. Tapi jika terus muncul thumbnail yang tidak cocok, kalian perlu reset cache Facebook kalian.

Gunakanlah Facebook debug tool

Facebook debug tool adalah cara paling mudah untuk mengatasi masalah dengan Facebook open graph di situs WordPress kalian, guys. Cukup mudah hanya salin URL di post WordPress kalian lalu tempel ke debugger tool tersebut.

Yang akan terjadi adalah Facebook menggunakan metode perayapan terbaik mereka untuk memilih gambar thumbnail, guys. Jika ada gambar yang lebih besar di dalam artikel lainnya, maka Facebook akan menggunakan gambar artikel itu. Mungkin untuk alasan yang tidak dapat dijelaskan, menekan tombol debug lagi di URL yang sama membuat error ini terselesaikan.

Baca Juga : 5 Aplikasi Belanja Online Terbaik di Indonesia

Kesimpulan

Nah, itulah Cara Mengatasi Error pada WordPress Beserta Solusinya, guys. Mungkin masalah yang terjadi di website kalian semoga aja teratasi, selalu support saya dengan membagika artikel ini dan jangan untuk meninggalkan komentar di kolom komentar.